Kami dari pengelola Website PCI NU Libya meminta maaf, bahwa website PCI NU Libya ganti domain. Silahkan kunjungi halaman baru kami www.nulibya.co.cc.
Jabat Erat,
Webmaster PCI NU Libya
Kami dari pengelola Website PCI NU Libya meminta maaf, bahwa website PCI NU Libya ganti domain. Silahkan kunjungi halaman baru kami www.nulibya.co.cc.
Jabat Erat,
Webmaster PCI NU Libya
Ditulis dalam Berita
Didorong ”syu’udzon” terhadap golongan lain, dewasa ini, takfir (mengkafirkan orang lain) sudah jadi “tradisi.” Buntutnya penjarahan masjid golong tertentu (baca: NU) karena, bagi pencuri rumah Tuhan, pengelola masjid sudah berbuat kebatilan berselubung kebenaran. Masjid milik Tuhan maka harus dikembalikan kepada-Nya (Dalam: Tradisi Orang-orang NU (pengantar), hal. xi-xii. Edisi-I. Yogyakarta: Pustaka Pesantren-Lkis Pelangi Aksara.) Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Artikel
Miftahurrisal
”Rahmat bagi alam semesta,” itulah slogan yang seringkali terdengar dalam dakwah. Slogan yang, disadari atau tidak, sebenarnya membawa efek besar dalam metodologi dakwah itu selanjutnya. Aplikasi dari slogan tersebut yang beragam secara otomatis telah memunculkan pula berbagai macam metode atau manhaj dalam penyampaian nilai dan ajaran Islam ke seluruh penjuru dunia. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Artikel
M. Isa Ghozi Rantau
”MERDEKA!” Hingar-bingar di seluruh pelosok negeri khatulistiwa menteriakkan kata ini, tepat pada tanggal 17 agustus 1945. Hari dimana proklamator bangsa memproklamasikan kemerdekaan Indonnesia. Dan pada hari itulah seluruh bangsa di dunia menatap Indonesia. Pasalnya, meskipun proklamasi kemerdekaan telah dibacakan namun tidak serta merta kemerdekaan Indonesia diakui oleh dunia. Nyatanya, ketika itu hanya Mesir sajalah yang berani mengakui bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai Negara yang berkedaulatan dan mempunyai martabat yang setara dengan bangsa-bangsa lain. Baca Lanjutannya…
Ditulis dalam Artikel